
Menopause
Risiko gout pada wanita meningkat setelah menopause karena perubahan hormonal yang mempengaruhi metabolisme dan ekskresi asam urat. Estrogen memiliki efek urikosurik, yang berarti membantu ekskresi asam urat melalui ginjal. Setelah menopause, kadar estrogen menurun, sehingga efek protektif ini berkurang, yang menyebabkan peningkatan kadar asam urat dalam darah. References: [1] Hak, A. E., Choi, H. K., & Menopause and risk of gout (2010). Postmenopausal hormone therapy and the risk of gout. JAMA Internal Medicine, 170(6), 1356-1362. [2] Choi, H. K., & Curhan, G. (2007). Menopause, postmenopausal hormone use, and risk of incident gout. Arthritis Research & Therapy, 9(1), R32.
Informasi ini hanya untuk tujuan pendidikan. Selalu berkonsultasi dengan profesional kesehatan yang berkualifikasi untuk mendapatkan nasihat medis.